Pengaruh Edukasi Perawatan Luka Menggunakan Metode Moist Wound Healing Di Puskesmas Darussalam

Saima Putri Siregar, Evi Sahfitri Siregar, Nikmah Kemalasari Pane

Abstract


Perawatan luka yang tepat merupakan salah satu faktor penting dalam mempercepat proses penyembuhan dan mencegah terjadinya komplikasi, seperti infeksi. Namun, masih banyak masyarakat yang belum memahami prinsip perawatan luka modern dan cenderung menggunakan metode konvensional yang kurang sesuai dengan perkembangan ilmu kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai perawatan luka menggunakan metode moist wound healing di Puskesmas Darussalam. Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan melalui penyuluhan, diskusi, demonstrasi perawatan luka, serta pembagian media edukasi berupa leaflet. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai konsep moist wound healing, tahapan perawatan luka yang benar, pemilihan balutan yang sesuai, serta upaya pencegahan infeksi. Peserta juga menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung dan mampu menjelaskan kembali langkah-langkah dasar perawatan luka setelah diberikan edukasi. Dengan demikian, edukasi perawatan luka menggunakan metode moist wound healing di Puskesmas Darussalam dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat dan diharapkan mampu mendorong penerapan perawatan luka yang tepat sehingga mempercepat penyembuhan serta mengurangi risiko komplikasi.


Keywords


Edukasi Kesehatan; Moist Wound Healing; Perawatan Luka

Full Text:

PDF

References


European Wound Management Association. (2023). EWMA document: Advanced wound care and modern wound management. European Wound Management Association. https://ewma.org

International Wound Infection Institute. (2022). Wound infection in clinical practice: Principles of best practice (4th ed.). Wounds International. https://woundsinternational.com

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://www.kemkes.go.id

LeBlanc, K., Campbell, K., Beeckman, D., Dunk, A. M., Harley, C., Hevia, H., & Woo, K. (2023). Best practice recommendations for the prevention and management of skin tears. Wounds International, 14(2), 12–28.

Nunan, R., Harding, K. G., & Martin, P. (2022). Clinical challenges of chronic wound healing: An update. Advances in Wound Care, 11(8), 437–449. https://doi.org/10.1089/wound.2021.0078

Wounds International. (2023). Best practice recommendations for wound assessment and management. Wounds International. https://woundsinternational.com

World Health Organization. (2023). Integrated care for older people (ICOPE): Guidance for person-centred assessment and pathways in primary care. World Health Organization. https://www.who.int/publications

World Union of Wound Healing Societies. (2022). Consensus document: Optimising wound care through evidence-based practice. Wounds International. https://woundsinternational.com

Yuliyanasari, N., Fitriani, A., & Handayani, S. (2022). Efektivitas metode moist wound healing terhadap proses penyembuhan luka diabetik: Literature review. Jurnal Keperawatan Indonesia, 25(3), 185–194.

Zulkarnain, M., Sari, R. P., & Wibowo, A. (2024). Penerapan moist wound healing pada pasien ulkus diabetikum di pelayanan kesehatan primer. Jurnal Keperawatan Klinis dan Komunitas, 8(1), 45–53.




DOI: https://doi.org/10.51849/j-bikes.v5i3.179

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


slot dana

slot