Faktor Yang Memengaruhi Ibu Menyusui Pasca Operasi Caesar Di Rumah Sakit Sylvani Binjai
Abstract
Saat ini operasi caesar sering dianggap sebagai kemajuan tehnologi persalinan atau cara bersalin yang lebih modern, salah satunya karena pada persalinan dengan operasi sesar tidak merasakan sakit. Namun setelah sadar dari pembiusan rasa sakit akan tumbuh. Persalinan dengan cara ini seringkali menjadi kendala dalam pemberian air susu terutama jika ibu diberikan anastesi umum. Beberapa penelitian menyimpulkan bahwa proses melahirkan dengan caesar akan menghambat terbentuknya produksi Air Susu Ibu. Meskipun demikian, menyusui sesering mungkin setelah proses kelahiran dengan sesar akan meminimalisasi masalah-masalah tersebut. Bahkan beberapa ibu yang melahirkan dengan caesar memiliki produksi ASI yang berlimpah. Desain penelitian menggunakan metode kuantitatif yang dilakukan survei analitik dengan pendekatan cross sectional study. Menggunakan tehnik accidental sampling dengan menggunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pengetahuan, sikap, tindakan, dukungan tenaga kesehatan, dukungan suami dan kondisi payudara terhadap ibu menyusui pasca operasi caesar di Rumah Sakit Umum Syilvani Binjai.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Astuti, D. & Nasyriyah (2022) Pengaruh dukungan keluarga dengan pemberian ASI pasca Operasi Caesar, Jurnal Kesehatan, Universitas Muhamadiyah Kudus.
Desmawati. (2021). Faktor penentu percepatan pengeluaran ASI pasca operasi caesar. Jurnal Keperawatan, Universitas Pembangunan.
Ekasari, T. D., & Adimayanti, E. (2022). Pengelolaan Menyusui Tidak Efektif Pada Ibu Post Sectio Caesarea Di Desa Ngaglik Argomulyo Salatiga. Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan, 4(1), 185–190.
Farah, N. (2023). Hubungan Persalinan Caesar dengan Pemberian ASI Eksklusif di Indonesia (Analisis Data SDKI 2017). Universitas Indonesia.
Hanafi, Irwan. (2023). Faktor Ibu Menyusui Pasca Operasi Caesar di Rumah Sakit Pirngadi, Jurnal Kesehatan, Universitas Airlangga, Surabaya.
Inayah, M. (2021). Implementasi Keperawatan Breast Care Pada Ibu Post Partum Dengan Masalah Menyusui Tidak Efektif Di RSUD. ejournal.poltekkes. Kraton Kabupaten Pekalongan.
Ikatan Dokter Anak Indonesia. (2012) Protein Pada ASI. Bedah ASI, Jakarta: Balai Penerbit FKUI.
Kristiyanasari, W. (2011) Asupan Nutrisi. ASI, Menyusui & Sadari. Yogyakarta: Nuha Medika.
Kemenkes RI. (2016). ASI Eksklusif. Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI.
Khotimah, K. (2024). Analisis Manfaat Pemberian Asi Eksklusif Bagi Ibu Menyusui dan Perkembangan Anak. PAUDIA : Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, 13(2), 254–266.
Mahardika, A., & Medawati, R. (2022). Asuhan Keperawatan Menyusui efektif pasca Operasi Caesar. Jurnal Kesehatan, Universitas Muhamadiyah Lamongan.
Miftahul, A. D. (2024). Keberhasilan Pemberian ASI Eksklusif Pasca Operasi. Jurnal Health Quality, 4(2).
Notoatmodjo, S. (2014). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta.
Risyanti, S. (2021). Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Produksi ASI Ibu Nifas Post Sectio Caesarea. JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati), 7(4), 607–612.
Rosadi, E. (2022). Hubungan dukungan tenaga kesehatan terhadap pemberian ASI pasca operasi caesar. Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan.
Utami, R. et al. (2021). Faktor-Faktor yang mempengaruhi Perilaku Ibu Pasca Operasi Caesar dengan pemberian ASI. Jurnal kebidanan dan keperawatan. Universitas Muhadiyah, Yogyakarta.
DOI: https://doi.org/10.51849/j-bikes.v5i3.154
Refbacks
- There are currently no refbacks.






