Hubungan Kebiasaan Jajan Dan Ngemil Serta Sarapan Pagi Dengan Kejadian Kelebihan Berat Badan Siswa SMPN I Kandang Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh
Abstract
Remaja adalah masa dimana rasa ingin tahu seseorang sangat tinggi, sehingga selalu ingin mencoba sesuatu, yang juga menyebabkan asupan gizi yang salah. Kebiasaan makan remaja merupakan hal penting untuk mendukung status gizinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan kebiasaan makan dengan kejadian kelebihan berat badan pada pada siswa SMPN I Kandang Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan disain case control berpadanan (matching). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMPN I Kandang Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh. Sampel adalah bagian dari populasi dengan besar sampel untuk kelompok kasus dan kontrol berbanding sama dengan jenis kelamin, umur dan kelas siswa sebagai padanan kelompok, yaitu 37 kasus dan 37 kontrol. Pengumpulan data dilakukan terhadap data primer dengan wawancara langsung berpedoman kuesioner terstruktur, serta pengukuran berat badan dan tinggi badan. Penilaian status gizi untuk skrining kasus dan kontrol dilakukan dengan indeks IMT/U. Analisis data dilakukan dengan uji kai kuadrat dan menghitung besaran OR. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan secara signifikan yang meliputi kebiasaan jajan, kebiasaan ngemil dan kebiasaan sarapan pagi dengan kejadian kelebihan berat badan remaja. Kebiasaan jajan, ngemil dan sarapan pagi yang tinggi pada remaja mempunyai peluang untuk terjadinya kelebihan berat badan, dengan nilai OR kebiasaan jajan=4,4, OR ngemil=6,9 dan OR sarapan pagi=3,10.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ardeshirlarijani, E., Namazi, N., Jabbari, M., Zeinalian, R., Gerami, H., Jalili, R. B., & Hadi, S. (2019). The link between breakfast skipping and overweigh/obesity: A systematic review and meta-analysis of observational studies. Journal of Diabetes & Metabolic Disorders, 18, 657–664. https://doi.org/10.1007/s40200-019-00459-8
Banna, J. C., Buchthal, O. V., Delormier, T., Creed-Kanashiro, H. M., & Penny, M. E. (2016). Influences on eating: A qualitative study of adolescents in a low-income setting in Lima, Peru. BMC Public Health, 16, 99. https://doi.org/10.1186/s12889-016-2751-8
Bel-Serrat, S., Mouratidou, T., Börnhorst, C., Peplies, J., Henauw, S., Santaliestra-Pasías, A. M., & Moreno, L. A. (2013). Food consumption and screen-based sedentary behaviors are associated with obesity in European adolescents. Public Health Nutrition, 16(8), 1447–1456. https://doi.org/10.1017/S1368980012003786
Chai, L. K., Collins, C., May, C., Brain, K., Wong See, D., & Burrows, T. (2019). Effectiveness of family-based interventions in reducing weight and improving dietary behaviors among children and adolescents: A systematic review. Nutrients, 11(12), 3026. https://doi.org/10.3390/nu11123026
Dewi, N. U., & Dieny, F. F. (2013). Hubungan kebiasaan sarapan, asupan energi dan aktivitas fisik dengan status gizi remaja. Journal of Nutrition College, 2(4), 651–658.
Febriani, R. T., & Sulaiman, A. (2021). Hubungan kebiasaan sarapan pagi dan frekuensi konsumsi makanan cepat saji dengan kejadian overweight pada remaja. Tunas Medika Jurnal Kedokteran & Kesehatan, 7(2), 85–91.
Hardinsyah, H., Aries, M., & Dwiriani, C. M. (2013). Sarapan sehat salah satu pilar gizi seimbang. Jurnal Gizi dan Pangan, 8(1), 1–6.
Horikawa, C., Kodama, S., Yachi, Y., Heianza, Y., Hirasawa, R., Ibe, Y., & Sone, H. (2011). Skipping breakfast and prevalence of overweight and obesity in Asian and Pacific regions: A meta-analysis. Preventive Medicine, 53(4–5), 260–267. https://doi.org/10.1016/j.ypmed.2011.08.030
Leidy, H. J., Hoertel, H. A., Douglas, S. M., Higgins, K. A., & Shafer, R. S. (2015). A high-protein breakfast prevents body fat gain, increases satiety, and reduces daily intake during weight loss. Nutrition Journal, 14, 82. https://doi.org/10.1186/s12937-015-0068-4
Mauliza, M., & Ramadhani, R. (2022). Hubungan kebiasaan sarapan dengan status gizi pada remaja sekolah menengah. Jurnal Riset Gizi, 10(2), 120–127.
Mirmiran, P., Sherafat-Kazemzadeh, R., Jalali-Farahani, S., & Azizi, F. (2015). Childhood obesity prevention and its determinants. Advances in Nutrition, 6(3), 313S–319S. https://doi.org/10.3945/an.114.007633
Murakami, K., & Livingstone, M. B. E. (2016). Decreasing diet quality is associated with overweight and obesity among adolescents in developed countries. British Journal of Nutrition, 115(11), 2056–2065. https://doi.org/10.1017/S0007114516001056
Sahra, P. S., & Nareswari, S. (2025). Pengaruh sarapan terhadap konsentrasi belajar dan pengendalian berat badan remaja. Jurnal Ilmu Gizi dan Kesehatan.
Sogari, G., Velez-Argumedo, C., Gómez, M. I., & Mora, C. (2018). College students and eating habits: A study using an ecological model for healthy behavior. Nutrients, 10(12), 1823. https://doi.org/10.3390/nu10121823
Wang, Y., Wu, Y., Wilson, R. F., Bleich, S., Cheskin, L., Weston, C., & Segal, J. (2013). Childhood obesity prevention programs: Comparative effectiveness review and meta-analysis. American Journal of Preventive Medicine, 45(5), e1–e14. https://doi.org/10.1016/j.amepre.2013.07.012
DOI: https://doi.org/10.51849/j-bikes.v5i3.170
Refbacks
- There are currently no refbacks.






