Kecemasan Menghadapi Ujian Laboratorium Pada Mahasiswa Keperawatan: Studi Komparatif Berdasarkan Tingkat Akademik Di Akademi Keperawatan Ibnu Sina Kota Sabang
Abstract
Ujian laboratorium merupakan salah satu metode esensial untuk mengevaluasi kompetensi mahasiswa keperawatan. Namun, situasi ujian sering kali menjadi pemicu kecemasan pada mahasiswa, mengingat adanya tuntutan untuk menampilkan keterampilan klinis secara akurat dan tepat. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan tingkat kecemasan mahasiswa keperawatan dalam menghadapi ujian laboratorium berdasarkan tingkat akademik di Akademi Keperawatan Ibnu Sina Kota Sabang. Penelitian dilakukan dengan desain kuantitatif menggunakan pendekatan cross-sectional, serta melibatkan studi komparatif. Sebanyak 54 mahasiswa berpartisipasi sebagai sampel, yang terdiri dari 27 mahasiswa tingkat II dan 27 mahasiswa tingkat III. Data mengenai tingkat kecemasan dikumpulkan menggunakan instrumen Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji Chi-Square dan Mann-Whitney dengan tingkat signifikansi α=0,05. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa mayoritas responden (63,0%) tidak mengalami kecemasan, sementara 37,0% menunjukkan tingkat kecemasan ringan. Mahasiswa tingkat II tercatat lebih sering mengalami kecemasan ringan dibandingkan rekan mereka di tingkat III. Analisis dengan uji Chi-Square menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara tingkat akademik dan kategori kecemasan (p=0,049). Selain itu, hasil uji Mann-Whitney juga menunjukkan perbedaan yang sangat signifikan (p<0,001).
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ahmed, F. A., Alrashidi, N., Mohamed, R. A., et al. (2023). Satisfaction and anxiety level during clinical training among nursing students. BMC Nursing, 22, 187.
Annisa, N. H. E., Minarningtyas, A., & Yusrini. (2022). Faktor-Faktor Kecemasan Mahasiswa Keperawatan dalam Menghadapi Ujian Skill Laboratorium. Jurnal Ners Widya Husada, 9(1).
Annisa, N., Dewi, Y. I., & Zulfitri, R. (2023). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kecemasan Mahasiswa Keperawatan Semester Awal Sebelum Ujian Skill Laboratory. Jurnal Keperawatan Profesional, 11(1).
Bandura, A. (1997). Self-Efficacy: The Exercise of Control. New York: W.H. Freeman.
Hamilton M.. (1959). The assessment of anxiety states by rating. British Journal of Medical Psychology, 32(1), 50–55.
Hidayat A. A. A.. (2021). Metode penelitian keperawatan dan teknik analisis data. Jakarta: Salemba Medika.
Khaira, M. K., Raja Gopal, R. L., Saini, S. M., & Isa, Z. M. (2023). Interventional Strategies to Reduce Test Anxiety among Nursing Students: A Systematic Review. International Journal of Environmental Research and Public Health, 20(2), 1233.
Lazarus, R.S., & Folkman, S. (1984). Stress, Appraisal, and Coping. New York: Springer Publishing Company
Nursalam. (2020). Metodologi penelitian ilmu keperawatan: Pendekatan praktis (5th ed.). Jakarta: Salemba Medika.
Peterson, M., et al. (2024). Interventions for test anxiety in nursing students: A literature review. Teaching and Learning in Nursing, 19(2), e404–e411.
Polit, D. F., & Beck, C. T. (2021). Nursing Research: Generating and Assessing Evidence for Nursing Practice (11th ed.). Philadelphia: Wolters Kluwer.
Stuart, G. W. (2021). Principles and Practice of Psychiatric Nursing (11th ed.). Elsevier.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Townsend M. C., & Morgan K. I.. (2021). Psychiatric mental health nursing: Concepts of care in evidence-based practice (10th ed.). Philadelphia: F.A. Davis.
Windari, S. G., Aziz, A. R., & Indriati, G. (2023). The Relationship Between Peer Social Support and Anxiety in Facing Nursing Student Skill Laboratory Examinations. JETISH, 2(2), 1759–1766.
World Health Organization. (2023). Mental health and anxiety disorders. Geneva: WHO.
DOI: https://doi.org/10.51849/j-bikes.v6i1.167
Refbacks
- There are currently no refbacks.






